RESUME MATERI PPKMB TINGKAT UNIVERSITAS 2025

PPKMB UNIVERSITAS LAMPUNG DAY 1 MATERI 1 : PENGEMBANGAN KARAKTER MAHASISWA PEMATERI : AKBP VICKY DZULKARNAIN,M.M 
 Situasi saat ini Society 5.0 adalah sebuah konsep masyarakat yang berpusat pada manusia dan berbasis teknologi pada era ini diharapkan memanfaatkan berbagai inovasi.Dunia Pendidikan di era 5.0 menekankan pada Pendidikan karakter,moral,dan keteladanan.Ilmu dapat digantikan teknologi sedangkan penerapan softskil maupun hardskil yang dimiliki peserta didik tidak dapat digantikan oleh teknologi. Tantangan menuju Indonesia emas kesenjangan,ketimpangan dalam Pendidikan dan menimbulkan MENINGKATNYA INTOLERANSI. 
Mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa :
 -Berkonstribusi untuk masyarakat
 -Bersikap dan berperilaku disiplin
 -Ikut prinsip dasar dan hidup yang benar 
 -Taat hukum -Tanggung jawab
 -Hormati hak orang Kejahatan dimungkinkan di masa depan Kejahatan kesehatan : kloning dna ilegal tujuan reproduksi. Kejahatan Pendidikan : rekayasa obat obatan nootropik. Kejahat computer : meretas sistem ilegal yang berhubungan dengan internet
 MATERI 2 : PERGURUAN TINGGI DI ERA DIGITAL DAN REVOLISI INDUSTRI
 PEMATERI : Prof.Dr.Ens.Supriyanto Dwi Yuwono, S. Si.,M.T
 Beliau memaparkan poin-poin penting antara lain:
 • Pencapaian Unila: Menyoroti keberhasilan Unila dalam memperoleh akreditasi internasional, yang menunjukkan kualitas pendidikan yang setara dengan standar global
. • Konsep BISTROng: Menjelaskan makna di balik slogan BISTROng yang menjadi panduan bagi mahasiswa baru. 
• Fasilitas Kampus: Memberikan informasi tentang berbagai fasilitas yang dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa untuk mendukung kegiatan akademik dan non-akademik.
 MATERI 3 : TRANSPORTASI BANDAR LAMPUNG MENUJU KOTA METROPOLITAN PEMATERI : PARYANTO,S.IP 
 Sebentar lagi kita akan memperingati kemerdekaan, pada tanggl 14 agutsus 1945 terjadi jepang menyerah tanpa syarat pada sekutu karna jepang dibom oleh amerika, apa yg terjadi di indonesia? mendengar jepang dibom oleh Amerika, para pemuda mendesak bung karno dan bung hatta untuk segera memproklamasikan kemerdekaan, para pemuda yg berjuang mendengar jepang dibom, mahasiswa yg melakukan desakan kepada soeakdno dan hatta. Indonesia merdeka bukan hadiah dari jepang melainkan insiatif pemuda, mahasiswa yang mendesak kemerdekaan. Jadi kalian pemuda harus belajar sungguh di unila agar bisa menjadi bagian pengisi kemerdekaan dalam arti positif. Pada saat kemerdekaan Indonesia ini kita harus mengubarkan bendera sang merah putih, bukan bendera lain. Peran kalian semua sangat penting untuk masa depan, maka jadilah pemuda pemuda yang berintegritas yang berprestasi, jangan sia siakan usaha orang tua kalian. Tuntutlah ilmu setinggi tingginya tanpa batas, jadilah kebanggan orang tua kalian. melalui ppkmb diharapkan dapat memberikan wawasan, pengetahuan, pengalaman, dan keterampilan yg dilandasi sikap mental dan jiwa dengan memiliki kompetensi dalam mengisi pembangunan serta mampu mengantisipasi pengaruh negatif yang dapat merugikan bagi diri sendiri maupun masyarakat. kegiatan merupakan kegiatan yg bertujuan untuk memperkenalkan, mempersiapkan dan mengakselerasikan maba dalam transisi menjadi mahasiswa yg sadar akan hak dan kewajibannya serta di tuntut tidak hanya pintar dalam akademik melainkan juga pintar dalam beretika dan bertata krama.
 Pesan : 
 1.jadikan ppkmb sbg wahana untuk memahami kegiatan kampus sbg lingkungan akademis
 2.jadikan ppkmb sbg forum untuk meningkatkan wawasan baru dalam pengawasan sarana akademik yg tersedia di kampus secara maksimal 
3.memberikan pemahaman tentang wacana kebangsaan serta pendidikan yg mencerdaskan mahasiswa berdasarkan nilai-nilai kemanusiaan serta mempersiapkan mahasiswa agar mampu belajar di unila serta mematuhi norma-norma yg berlaku dikampus.
 MATERI 4 : KEHIDUPAN BERBANGSA BERNEGARA,JATI DIRI BANGSA DAN PEMBINAAN KESADARAN BELA NEGARA
 PEMATERI : BRIGJEN TNI HARYANTANA S.H 
 • IDEOLOGI Dari awal tahun 2025 sampai saat ini, penangkapan terduga teroris sebanyak 3 kali dengan total 14 orang di wilayah Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa perkembangan paham radikalisme, intoleransi, terorisme masih menjadi ancaman di Indonesia & menambah jumlah sel tidur di wilayah. 
 • POLITIK Pilkada 2024, terbesar dalam sejarah pada 27 November 2024. Pelantikan serentak kepala daerah pada 20 Februari 2025 di Istana Negara beririsan dengan seruan aksi dari BEM S1 dalam rangka menuntut kebijakan pemerintah.
  • EKONOMI Adanya perlambatan pertumbuhan ekonomi memicu timbulnya permasalahan sosial di masyarakat daerah, mengganggu kondusifitas wilayah.
 • SOSIAL BUDAYA Berkoordinasi dengan K/L terkait guna melaksanakan monitoring dan upaya mitigasi penanganan bencana di wilayah.
 • MILITER PERTAHANAN Awal tahun 2025 s.d. saat ini, aksi gangguan keamanan OPM sebanyak 6 kali tersebar di berbagai wilayah Papua, menunjukkan bahwa OPM terus menunjukan eksistensinya. 
 • STOP NARKOBA Hilangnya tawuran antar pelajar, selesaikan dengan kekeluargaan dan perangi pergaulan bebas.
 • KEHILANGAN JATI DIRI
 -Menurunnya rasa cinta tanah air
 -Menurunnya rasa rela berkorban
 -Hilangnya kemampuan bela negara
 -Nasionalisme terkikis 
 • YANG HARUS DILAKUKAN
 -Tujuan hidup jelas
 -Gali potensi diri 
-Taat aturan 
-Cintai bangsamu
 -Terang di segala situasi
 -Empati terhadap sekitar 
-Up to date
 -Memandung secara global, beraksi secara lokal, berdampak internasional. 
-Karakter pemuda/i suatu bangsa yang punya wawasan kebangsaan menentukan masa depan bangsanya.
 (DAY 2) Sesi Pagi: Peran Mahasiswa di Era Digital, Prestasi Mahasiswa, Kesejahteraan dan Keamanan Mahasiswa
 • Peran Mahasiswa di Era Digital: Materi ini disampaikan oleh Prof. Dr. Sunyono, M.Si., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni. 
 Poin-poin kunci yang dibahas meliputi:
 - Adaptasi terhadap perkembangan teknologi.
 -Pengembangan literasi dan etika digital.
- Kontribusi terhadap inovasi dan solusi kreatif. 
-Tantangan seperti kesenjangan digital dan keterbatasan infrastruktur. 
- Pentingnya memiliki "growth mindset" dan ketahanan mental. • Showcase Prestasi Mahasiswa: Beberapa mahasiswa berprestasi diperkenalkan dan membagikan pengalaman mereka, 
termasuk:
 -Pemenang Pilmapres (Pemilihan Mahasiswa Berprestasi) dan Pimnas (Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional). 
- Tim yang terlibat dalam program Genzi Berbakti dari Bakti BCA, dengan fokus pada detektor tsunami. 
• Layanan Bimbingan dan Konseling (UPA BK): Prof. Dr. Novita Tresana, M.Si., memperkenalkan layanan UPA BK yang bertujuan untuk mendukung kesehatan mental mahasiswa. Layanan yang ditawarkan mencakup konseling umum, psikologi klinis, manajemen bakat, serta pencegahan kekerasan dan penyalahgunaan narkoba.
 • Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT): Dr. Rini Fatona, M.H., memimpin sesi tentang Satgas PPKPT. Tujuannya adalah menciptakan lingkungan kampus yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan. Disampaikan juga informasi tentang mekanisme pelaporan.
 • Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan Narkoba (P4GN): Diwakili oleh Ibu Sri Rizki, SH, M.H. Satgas P4GN berupaya mewujudkan kampus bebas narkoba ("Kampus Bersinar"). Programnya meliputi skrining (seperti tes urine) dan edukasi, bekerja sama dengan BNN.
 Sesi Siang Kehidupan Kampus & Organisasi Mahasiswa 
• Sosialisasi Grab Lampung: Perwakilan Grab memperkenalkan layanan mereka (GrabFood, GrabBike, dll.) dan menawarkan kode promo khusus "GrabUNILA" untuk peserta PKKMB.
 • Poliklinik UNILA: Dr. Trianah, Kepala Klinik UNILA, memperkenalkan fasilitas dan staf klinik (dokter umum, dokter gigi, perawat). Mahasiswa diimbau untuk memindahkan BPJS Faskes mereka ke Poliklinik UNILA untuk mendapatkan perawatan gratis.
 • Perkenalan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) & Organisasi Mahasiswa: Berbagai UKM dan organisasi mahasiswa menampilkan kegiatan mereka, termasuk DPM, BEM, Menwa, Pramuka, serta UKM olahraga, seni, dan keagamaan. Hal ini bertujuan untuk mengajak mahasiswa baru berpartisipasi dalam kegiatan non-akademik di kampus. Secara keseluruhan, materi hari kedua PKKMB ini sangat fokus pada dukungan dan fasilitas yang disediakan universitas untuk memastikan mahasiswa memiliki pengalaman belajar yang holistik, baik dari sisi akademik maupun non-akademik, serta memastikan kesejahteraan dan keamanan mereka di lingkungan kampus.

0 Komentar